Persahabatan di Tengah Mochi

Pada postingan berikutnya berjudul Persahabatan di Tengah Mochi.Cerpen ini mengisahkan Kisah seorang cewek yang sedang tidak senang sama teman barunnya.Untuk lebih jelasnnya langsung saja ke TKP!!!

Sudah 4 bulan Keiko, anak pindahan dari Jepang di sekolah. Alya semakin sebal dengan nya. Alya mengira bahwa Keiko sok pintar, sok cantik, pamer dan sebutan lain nya yang sebenarnya tidak benar. Teman-teman nya yang biasa bersamanya, kini sudah berkurang.

Alya tau kalau teman-teman nya menjauhi nya karena ingin dekat dengan Keiko, anak pindahan dari Jepang itu. Sekarang, Alya lebih banyak diam daripada berbicara. Kabarnya, hari kamis lusa, Keiko ulang tahun. Ia memberikan kartu undangan ulang tahun nya pada semua teman sekelas nya yang tak terkecuali memberikan nya pada Alya.

“Al, ini untuk mu. Datang ya..” kata Keiko sambil memberikan kartu undangan nya.
“Iya. Terimakasih..”
“Kok kamu cemberut gitu? Ada apa? Kamu juga sebal ya sama aku?” tanya Keiko.
“Tak apa. Hanya lagi bosan saja. Memangnya siapa saja yang sebal sama kamu?” kata Alya masih sebal.
“Banyak. Ada Lia, Fira, Mawar, Siska, Fatimah dan masih banyak lagi. Kayaknya mereka nggak suka aku pindah di sini. Eh, maaf, aku jadi banyak bicara. Permisi.” ucap Keiko panjang.
“Iya”

Hari kamis lusa berikutnya..
“Ayo teman-teman, di makan. Ini semua makanan jepang..” kata Keiko.
Mereka pun segera duduk di meja makan besar milik keluarga Keiko setelah acara potong kue.
“Ada okonomiyaki, takoyakina, sushi, ramen, mochi dan yang lain. Alya, kamu mau makan apa?” tanya Keiko pada Alya.
“Okonomiyaki dan mochi saja ya..”pinta Alya.
“Ya sudah.. Ayo di makan!” ujar Keiko ramah.
Mereka semua pun menikmati hidangan yang telah tersedia. Setelah selesai, mereka semua pun segera berpamitan pulang.

Sebelum Alya pulang, Keiko memberikan surat yang harus di baca di rumah. Setelah Alya sampai di rumah, ia pun segera membaca nya. Alya kaget. aku pun merasakan hal itu waktu aku memakan mochi di rumah mu, batin Alya dalam hati.

Keesokan harinya..
“Kita mau jadi teman, atau teman dekat atau sahabat?” tanya Alya pada Keiko yang sudah tak sebal.
“Sahabat” jawab Keiko tersenyum.
“Asyik!!!” kata Alya sambil memeluk Keiko.
Mulai hari itu, mereka pun jadi sahabat.
Persahabatan di tengah mochi memang menyenangkan.. Batin Alya sambil melepas pelukan nya dengan Keiko.

SELESAI

Cerpen Karangan: Naura Chandra Aqilla

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: