Sifat

    Pada postingan berikutnya berjudul Sifat!.Cerpen ini mengisahkan seorang anak yang memiliki sifat jelek terhadap temannya sendiri.Untuk lebih jelasnnya langsung saja ke TKP!!!

   Sore itu, Anggi sedang browsing-browsing di kamarnya. Anggi, seorang siswi SMP yang malas & tidak jujur itu tiba-tiba berteriak “Aaaa..” Ia kaget sekali ketika melihat foto Made, tetangga dan teman sekelasnya terpampang di website yang ia buka. Ternyata Made memenangkan sebuah kompetisi menulis novel. Anggi merasa iri dengan Made.

Keesokan harinya, Anggi terkejut kembali kerena Made. Made tidak hanya memenangkan kompetisi menulis novel, tetapi ia juga memenngkan olimpiade matematika. Anggipun tidak ingin kalah. Dia berusaha keras untuk memenangkan kompetisi seperti Made, tetapi ia tidak tahu kompetisi apa yang harus ia ikuti. Karena tidak tahu, maka dia tidur saja.

Anggi semakin terkejut ketika mendengar Made memenangkan kontes musik dari Tati, teman yang membangunkannya. “Baiklah, sekarang aku akan sungguh-sungguh. Aku juga akan memenangkan kompetisi seperti dia.” Ucap Anggi sembari mengambil pensil dan sebuah buku tulis. Dia mulai menulis beberapa kalimat, namun ia malas untuk mengerjakannya. “Baiklah, jika kamu ingin menulis aku akan pulang.” Kata Tati. “Tunggu, aku ikut denganmu. Aku harus memperoleh inspirasi lagi.” Sahut Anggi. “Kalau begitu, ayo.!”

Namun, sesampainya di rumah temannya Anggi malah sibuk chattingan. Tatipun menegur Anggi, tetapi ia tetap saja seperti itu. Tak lama kemudian Made datang. Made yang kebetulan melihat pengumuman lomba pidato Bahasa Jawa, ingin memberi tahu bahwa Tati lolos babak semi final lomba pidato bahasa Jawa. Anggi semakin memanas. Anggi segera pulang tanpa pamitan.

Malam harinya, Anggi tidak sengaja bertemu dengan Made di sebuah warung makan. Anggi heran mengapa Made bisa mendapatkan berbagai prestasi. Dengan berat hati dia bertanya kepada Made. Made menjawabnya dengan santai bahwa dia selalu belajar dan terus berusaha. “huh, pasti dia cuma ngarang.” Pikir Anggi.

Anggi tidak pernah berubah. Dia tetap seperti sifatnya, ia tidak merubah sifatnya yang buruk tersebut hingga Ujian Akhir Semester (UAS). Tetapi, ketika UAS hebatnya ia memperoleh nilai yang sangat bagus. Tati dan Madepun kalah dengannya. Ternyata Anggi ketika UAS ia menyontek. Alhasil, sekarang Anggi dijahui oleh temannya.

Cerpen Karangan: M S Fath
Facebook: Arul Mingsanggeni

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: