Dunia Lolipop

lolipopGinny namanya. Dia adalah penghuni Dunia Lolipop yang sangat cantik. Tapi sayangnya dia tidak bersifat cantik juga. Ia sombong karena kekayaannya yang melimpah.

Kalian pasti belum mengetahui siapa namaku kan? Namaku Nadia orang yang sangat miskin menurut Ginny. Ginny mempunyai geng ‘Girls Lolipop so Beautiful’ namanya. Yang terdiri atas Ginny sebagai ketua, Ani sebagai wakil. Ani dijadikan wakil karena Ani sangat cantik dan juga kaya. Gummy sebagai wakil kedua. Wajah Gummy itu manis makanya dia dijakan wakil kedua. Dan yang terakhir Siona. Siona adalah Miss Smart oleh karena itu dia ikut jadi ketua yang kedua. Siona pun adalah anak yang kaya. Tapi, tak sebanding dengan Ginny.

Kami berada di Dunia Lolipop. Dunia Lolipop adalah dunia orang orang yang kaya. Aku adalah pindahan dari Dunia Permen Karet. Dunia Permen Karet adalah Dunia orang yang hidupnya serba pas pasan.

Pada suatu hari, aku mendapatkan piala emas. Ginny CS langsung merebut piala emas itu dariku.
“Heh anak kampung berikan piala emas itu padaku! Seharusnya itu milik kami tahu! Kembalikan!” teriak Ginny.
“Yaa berikan piala emas itu!” bentak Siona seraya menendang kakiku.
“Ini kan milikku. Aku kan sudah susah payah belajar untuk mendapatkan piala ini.” kataku membela diri.
“Ahh kamu itu menyogok Miss Zimyp kan? Miss Zimyp kan orangnya mata duitan. Pasti mau disogok walau uangnya Cuma recehan yang nggak level sama kita. Kan teman teman?.” ejek Gummy.
“Itu benar. Mana mungkin Girls Lolipop so Beautiful kalah sama anak kampungan kayak kamu.” sela Ani yang dari tadi hanya diam.
“Kalian tega banget sih sama aku. Aku kan nggak menyogok. Miss Zimyp juga bukan orang yang mata duitan kok! Kenapa ya? Semua di antara kalian semuanya sempurna dari penampilan, kekayaan, dan otak. Tapi sifat kalian buruk banget! Ginny kamu smart, kaya, paling cantik, kulitmu putih bersih. Tapi hatimu kayak duri buah durian tahu nggak!” kataku.
“Kamu juga Siona kamu cantik, kaya, paling smart, kulitmu juga putih bersih tapi hatimu setajam kulit salak tahu!”
“Kamu Ani kamu kulitmu paling bersih dan sangat putih, kaya, cantik, dan kamu smart. Tapi hatimu tajam kayak garpu tahu nggak!”
“Kamu juga Gummy padahal dulu kamu anak yang baik, kamu paling kaya, wajah kamu manis, kulitmu putih bersih, dan kamu smart. Tapi hatimu setajam bambu runcing sekarang! Aku kecewa sama kamu!”
“Heh mau hati kami setajam pisau pun kami nggak perduli kok! Asalkan kami tetap jadi orang yang terkenal.” seru Ginny.
“Iya dasar! Masih mending kami daripada kamu udah jelek, hitam, rambut botak, pake kacamata, gigi tonggos, baju robek robek, miskin, bego lagi!” kata Gummy.
“Heh apa maksud kalian menghina sahabatku Nadia! Dia cantik, kulitnya putih bersih kok! Rambutnya juga lebih terawat daripada kalian. Dia memang pakai kacamata! Tapi itu karena dia sibuk belajar! Giginya rata lagi! Dan jangan pernah bilang bajunya sobek! Kalau nggak aku sobekin baju kalian! Apa menurut kalian dia miskin? Kalian hanya tidak mengetahui dia adalah anak presiden yang ada di Dunia Lolipop! Dia ini lagi nyamar! Pak Presiden ayahnya meminta dia untuk memata matai seluruh orang yang menjadi rakyatnya! Dan kalau kalian bilang dia bego lagi awas kalian!” seru Xiya membela aku.
“Xiya kenapa kamu memberitahukan rahasiaku?” tanyaku kepadanya.
“Ma… ma… maaf ya Nad. Aku udah nggak tahan nih.”
“Ya udah nggak papa.”
Akhirnya Ginny CS hanya ternganga mendengar semua itu.

Hari demi hari telah berlalu. Ginny CS kini mengadakan pesta ultah Ani di gedung yang sangat besar. Kami diperbolehkan menginap di situ. Dan akan dibayar oleh Ani. Nama gedung itu adalah Swiss-Bellhotel.

Kelihatannya Ginny CS memakai mascara. Saat malam harinya, Ginny CS tak bisa menahan kantuk lagi. Mereka lalu terlelap.

Pagi hari pun tiba saatnya untuk pergi ke sekolah. Tapi, ada yang berbeda aku tak melihat Ginny CS masuk sekolah. Akhirnya Miss Zimyp memutuskan untuk pergi ke rumah Ginny CS. Kami berpencar menjadi 4 kelompok. Kelompok satu pergi ke rumah Gummy. Kelompok 2 pergi ke rumah Siona. Kelompok 3 pergi ke rumah Ginny. Dan kelompok 4 pergi ke rumah Ani.

Lalu aku kelompok 2 pergi ke rumah Siona. Saat melihat Siona di depan rumah sendirian kami langsung terlonjak kaget. Siona? Kenapa matanya terlihat seperti orang buta ya? Ternyata benar dia benar benar buta karena mascara yang dipakainya kemarin adalah mascara yang sudah kadaluarsa. Begitu juga kelompok 1, 3, dan 4 menyatakan bahwa mereka buta.

Akhirnya sekarang Ginny CS berubah menjadi anak yang baik, sopan, santun dan tidak sombong. Semua orang senang berteman dengan mereka. Dan mulai saat itu juga Ginny CS menjadi sahabatku.

Ayahku sang Pak Presiden kagum denganku. Yang telah bersabar walau selalu dikerjai oleh Ginny CS. Sekarang di Dunia Lolipop terasa seperti surga bagiku. Indahnya.

Cerpen Karangan: Ivana Angelita
Facebook: Ivana Angelita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: