Gajah Sakit

gajah sakitDipedalaman hutan yang luas penuh pepohonan,hiduplah sekelompok kumpulan gajah yang bermigrasi untuk mencari makanan.Ada salah satu anggota gajah yang masih kecil sedang asyik bermain air di sungai.Anak gajah itu bernama Herman (wach…namanya terlalu pasaran…hhheee…)Anak gajah itu menghisap air dengan belalainya yang imut (hhheee…kyak bayi aja),lalu menyemburkanya ke atas sampai beberapa kali.Ibu herman berkata “Hei..Herman (sampai 3 kali baru denger)”.

Herman menjawab”Ya…buuu,ada apa…”

Ibu Herman berkata”Kamu ini loh,jangan bermain air terus2san,nanti kamu sakit.Badan kamu masih belum kuat untuk mengatur tubuh kamu”

Herman menjawab”Ibu…sayakan kuat seperti ayah saya,saya sudah bisa menjaga tubuh saya kok bu (sambil cemberut mulutnya).

Ibu Herman berkata “Dibilangin gak percaya,Awas loch ya…nanti kalau kamu sakit,ibu gak merawat kamu loch”.

Herman menjawab “Ya…bu,tenang saja (sambil tersenyum seperti tidak ada masalah)

Hari mulai malam,Para kawanan gajah sudah mulai mencari tempat untuk tidur,Herman sang gajah tidur disamping ibunya.

Pada malam hari tiba2 ada suara orang yang sedah batuk dan bersin,Para kawanan gajah yang ada disamping sumber suara,merasa terganggu dengan suara bising itu.Ternyata suara itu bersumber dari herman.Ibu Herman yang saat itu disampingnya berkata “Benar to…apa yang ibu bilangin tadi,kamu akhirnya sakit to”.

Herman menjawab”Iya bu..betul yang di katakan ibu,seharusnya herman mematuhi kata2 ibu”.

Ibu Herman menjawab”Trus kalau sudah begini,siapa yang susah..(sambil matanya menatap ke Herman)

Herman menjawab “Ya…siapa lagi kalau bukan ibu (sambil merunduk ke bawah)

Ibu berkata”Kalau gitu herman berjanji pada ibu,kalau herman harus patuh pada perintah ibu”

Herman menjawab”Iya…bu,Herman akan patuh pada ibu,dan berjanji Herman tidak akan mengulanginnya lagi”.

Ibu berkata”Kalau gitu,kamu makan daun ini,lalu kamu tidur di dekat ibu”.

Kemudian Herman langsung mematuhi perintah ibunnya itu.Keesokan harinnya pada waktu bangun,Herman merasa sudah tidak sakit lagi,badannya merasa enteng dan enak buat berjalan (Kayak makanan aja  “enak”…hhheee).

Herman langsung berteriak”HORRREE…akhirnya saya sembuh…HORRREEE…(sampai 3 kali).Lalu Herman berterima kasih pada ibunya yang sudah merawatnya saat sedang sakit dan Herman berjanji tidak akan mengulanginnya lagi.

Kesimpulan

Jadi adek2 harus dengerin tuch kata2 orang tua,Jangan selalu membantah apalagi menyakiti perasaan orang tua,Ingat “kamu dilahirkan dari rahim ibu,Hingga pada waktu lahir,kamu selalu di didik,dijaga,dan dirawat oleh ibu kamu.maka,Janganlah kamu jadi anak yang durhaka pada ibu.Cintailah dia dan Kasihilah dia,seperti dia mencintai dan mengasihi kamu saat kamu dilahirkan.

Sekian Terima Kasih..

Jangan lupa yaa,untuk Komentarnya…Saya Tunggu

Sumber

Nama  : Dharma Eka Atyana

Facebook : Dharma Gedieed

E-mail : dharma_ekaatyana@yahoo.co.id

MyBlog : www.canteenmybook.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: